Di balik bayangan diri ini, ku ciptakan berjuta rangkaian imajinasi tentang dirimu
Andai orang yang kau kenal pertama kali adalah aku, mungkin alur ceritanya tak seperti ini Mungkin dibenakmu hanya ada diriku?
Dalam cahaya indah sang bulan
Ku tulis wajahmu di antara bintang
Namun, kenapa hati ini menangis saat pengakuan yang ku dapat dari hatimu?
Aku menangis di antara hujan
Takkan ada yang mengetahuinya, termasuk dirimu, kecuali Tuhan
Kini ku coba hanya bersabar, menanti keajaiban Tuhan agar hatimu
Dapat melihat kesungguhanku
Ku pasti tetap bertahan sabar sampai aliran darah dalam tubuh ini berhenti
Sampai jantung ini berhenti berdetak, sampai nafas ini berhenti.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar